Referensi simbol · Bahasa Indonesia
Simbol use case diagram dan fungsinya
Singkatnya
Use case diagram hanya memakai sedikit simbol: aktor (gambar orang) untuk pengguna atau sistem luar, use case (elips) untuk fungsi yang disediakan sistem, system boundary (persegi panjang) untuk batas sistem, asosiasi (garis) untuk menghubungkan aktor dengan use case, serta tiga relasi antar-use case: include (wajib), extend (opsional), dan generalisasi (pewarisan).
Diperbarui · oleh tim ChartCraft · Use case diagram notation (English)
Apa saja simbol use case diagram dan fungsinya?
Berikut semua simbol use case diagram UML beserta fungsinya dan sintaks Mermaid-nya (jenis diagram usecase-beta, tersedia sejak Mermaid 12).
Simbol use case diagram
| Simbol | Nama | Fungsi / arti | Mermaid |
|---|---|---|---|
| Aktor | Pihak di luar sistem yang berinteraksi dengannya: orang (Admin, Pelanggan) atau sistem lain (Payment Gateway). Diberi nama peran, bukan nama orang. | actor Admin | |
| Use case | Satu fungsi yang memberi hasil bermakna bagi aktor. Diberi nama kata kerja: Login, Pinjam Buku, Cetak Laporan. | Pinjam("Pinjam buku") | |
| System boundary | Persegi panjang yang membatasi ruang lingkup sistem. Use case di dalam, aktor di luar. | systemBoundary "Sistem Perpustakaan" ... end | |
| Asosiasi | Garis antara aktor dan use case: aktor ini terlibat dalam use case itu. | Admin --> Pinjam | |
| Include | Use case dasar selalu menjalankan use case lain. Panah putus-putus dari use case dasar ke use case yang di-include. | Pinjam ..> : include Login | |
| Extend | Use case tambahan yang hanya berjalan pada kondisi tertentu. Panah putus-putus dari use case tambahan ke use case dasar. | Denda ..> : extend Kembali | |
| Generalisasi | Pewarisan: aktor atau use case khusus mewarisi aktor atau use case umum. Panah bermata segitiga kosong ke arah yang umum. | Pustakawan --|> Petugas |
Apa itu use case diagram?
Use case diagram adalah diagram UML yang menunjukkan apa saja yang bisa dilakukan sebuah sistem (use case) dan siapa yang menggunakannya (aktor). Diagram ini menjawab pertanyaan "sistem ini untuk apa dan untuk siapa", bukan "bagaimana cara kerjanya" — alur rinci setiap use case digambar dengan activity diagram atau sequence diagram.
Apa perbedaan include dan extend pada use case diagram?
Include berarti wajib: setiap kali use case dasar dijalankan, use case yang di-include pasti ikut dijalankan. Extend berarti opsional: use case tambahan hanya berjalan pada kondisi tertentu. Arah panahnya juga berlawanan.
| Aspek | «include» | «extend» |
|---|---|---|
| Sifat | Wajib, selalu terjadi | Opsional, bersyarat |
| Arah panah | Dari use case dasar ke use case yang di-include | Dari use case tambahan ke use case dasar |
| Contoh | Pinjam Buku «include» Cek Keanggotaan | Hitung Denda «extend» Kembalikan Buku (hanya jika terlambat) |
| Tes cepat | "Apakah selalu terjadi?" — ya | "Apakah hanya kadang-kadang?" — ya |
Kapan memakai generalisasi pada use case diagram?
Pakai generalisasi bila beberapa aktor atau use case punya bagian yang sama. Misalnya aktor Pustakawan dan Admin sama-sama bisa melakukan semua yang dilakukan Petugas: gambar keduanya mewarisi Petugas, sehingga asosiasi Petugas tidak perlu digambar ulang.
Bagaimana contoh use case diagram sistem perpustakaan?
Aktor Anggota bisa mencari buku, meminjam buku, dan mengembalikan buku; Petugas mengelola data buku. Meminjam buku selalu memeriksa keanggotaan (include), dan pengembalian bisa memicu perhitungan denda bila terlambat (extend).
usecase-beta
direction LR
actor Anggota
actor Petugas
systemBoundary Perpus["Sistem Perpustakaan"]
Cari("Cari buku")
Pinjam("Pinjam buku")
Kembali("Kembalikan buku")
Cek("Cek keanggotaan")
Denda("Hitung denda")
Kelola("Kelola data buku")
end
Anggota --> Cari
Anggota --> Pinjam
Anggota --> Kembali
Petugas --> Kelola
Pinjam ..> : include Cek
Denda ..> : extend Kembaliusecase-beta masih berstatus beta di Mermaid 12; sintaksnya bisa berubah di versi berikutnya.
Bagaimana cara membuat use case diagram?
Daftar semua pihak yang memakai sistem (aktor), daftar tujuan setiap aktor (use case), gambar batas sistem, hubungkan aktor ke use case-nya, lalu tambahkan include untuk langkah wajib yang dipakai bersama dan extend untuk langkah opsional.
- Tentukan aktor: siapa atau sistem apa yang berinteraksi dengan sistem.
- Untuk setiap aktor, tulis tujuan yang ingin dicapai — itulah use case.
- Gambar system boundary dan letakkan use case di dalamnya.
- Hubungkan aktor dengan use case lewat asosiasi.
- Tambahkan include, extend, dan generalisasi seperlunya — jangan berlebihan.
Apa perbedaan use case diagram dan activity diagram?
Use case diagram menunjukkan fungsi apa yang disediakan sistem dan siapa penggunanya; activity diagram menunjukkan langkah demi langkah bagaimana satu fungsi (satu use case) dijalankan. Biasanya use case diagram dibuat lebih dulu, lalu setiap use case dijelaskan dengan activity diagram.
Lihat simbol activity diagram untuk langkah berikutnya.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apa saja simbol use case diagram?
Aktor (gambar orang), use case (elips), system boundary (persegi panjang), asosiasi (garis), include dan extend (panah putus-putus berlabel), serta generalisasi (panah bermata segitiga kosong).
Apa fungsi simbol elips pada use case diagram?
Elips adalah use case: satu fungsi sistem yang memberi hasil bagi aktor, misalnya Login atau Pinjam Buku.
Apa beda include dan extend?
Include selalu dijalankan setiap kali use case dasar berjalan (wajib). Extend hanya dijalankan pada kondisi tertentu (opsional). Panah include mengarah ke use case yang di-include; panah extend mengarah ke use case dasar.
Apakah sistem lain bisa menjadi aktor?
Bisa. Aktor adalah peran di luar sistem, termasuk sistem lain seperti payment gateway atau layanan email.
Referensi simbol lainnya
Semua referensi simbol diagram dalam bahasa Indonesia: